Pohon Bonsai

Pohon Bonsai

Diposting pada

Pohon Bonsai – Apa Anda pecinta pohon bonsai? Bonsai memang menjadi salah satu jenis tanaman hias yang punya banyak penggemar di Indonesia. Nah, jika diperhatikan tanaman bonsai ini banyak sekali jenisnya. Sehingga para penggemar bonsai pun terkadang kebingungan dalam mengenalinya.

Untuk itu, kali ini kita akan menyelami tanaman bonsai lebih dekat lagi dengan mengetahui cara mengindentifikasi bonsai dengan beberapa macam kategori. Sehingga, setelah ini Anda tidak lagi hanya sekadar mengandalkan tebakan untuk menyebut bonsai jenis tertentu.

5 Jenis Pohon Bonsai

(Foto : Pinterest)

Beberapa tanaman bonsai yang populer berawal dari luar negeri dengan warna, bentuk dan daun yang beragam, ini sanggup menambah nilai kecantikan disudut rumah.

Berikut rangkuman bonsaikita.com berkenaan jenis pohon bonsai yang dapat dijadikan sebagai tanaman hias di dalam rumah :

1. Bonsai Juniper

Pohon Bonsai Juniper mempunyai dua jenis dedaunan, dedaunan seperti jarum, dan dedaunan seperti sisik. Warna dedaunan bisa sekitar dari hijau-biru-hijau sampai hijau muda, kadang dengan warna perak atau emas.

Pohon ini disarankan untuk ditempatkan di luar ruang, di posisi yang jelas dengan beberapa cahaya matahari. Karena Juniper salah satunya tipe pohon bonsai yang tidak dapat hidup dalam ruang.

2. Bonsai Carmona

Pohon bonsai carmona sebagai salah satunya jenis bonsai yang mempunyai daun kecil warna hijau tua yang bundar dan bercahaya dengan beberapa titik putih kecil pada bagian atas dan tertutupi dengan rambut-rambut lembut pada bagian bawah. Bonsai Carmona bisa hasilkan buah berikan hijau, merah, atau hitam berupa bundar kecil.

Bonsai Carmona bisa ditaruh di luar ruang dalam cuaca yang paling hangat karena pohon tipe ini memerlukan banyak sinar natural serta jendela jadi tempat terbaik untuk menempatkan bonsai Carmona.

3. Bonsai Ficus

Pohon bonsai Ficus ialah jenis pohon yang pas ditempatkan dalam ruang karena pohon ini tidak kuat pada keadaan dingin, tapi bila ingin menempatkan bonsai Ficus di luar ruang yakinkan temperatur udara luar tidak pada keadaan rendah.

Tanaman ini memerlukan banyak sinar, seharusnya cahaya matahari penuh, jadi yakinkan tidak untuk menempatkan pohon ini di posisi yang teduh. Daun dari sejumlah besar spesies Bonsai Ficus mempunyai ujung yang runcing dan daun itu jadi tempat khusus untuk air hujan menetes. Ukuran daunnya bervariatif di antara 2-50cm.

4. Bonsai Chinese Elm

Bonsai Chinese Elm ialah jenis tanaman yang dapat jadi bonsai, Elm Cina kerap disalahpahami sebagai zelkova Jepang tapi ke-2 nya mempunyai ketidaksamaan pada tipe daun. Zelkova mempunyai daun bergigi tunggal sedang Elm Cina mempunyai daun bergigi double.

  • Baca Juga : Pengertian Jenis Bonsai untuk Pemula

Elm Cina bisa tumbuh subur bila ditempatkan di bawah cahaya matahari penuh, dengan keadaan cuaca sedang tanaman hias ini pas di taruh di luar ruang.

Elm Cina tidak kuat kekeringan berkelanjutan karena itu proses penyiraman yang bagus untuk pohon bonsai tipe ini dengan menyiram susunan tanah yang kering sama air yang banyak supaya semua akar pohon tersiram.

5. Bonsai Japanese Maple

Pohon Maple Jepang sering dibikin jadi pohon bonsai karena warna, wujud dan daunnya yang unik dan bermacam. Pohon Maple Jepang benar-benar terkenal sebagai semak hias seperti; Kiyohime, Kashima, Shishigashira, dan Arakawa.

Bonsai Maple Jepang tumbuh secara baik pada posisi yang ceria dan lega tapi pohon ini jangan terserang matahari langsung karena bisa membuat kerusakan pada daun.

Selain jenis pohon bonsai, berikut 3 jenis kategori pohon bonsai yang perlu dipahami

Kategori Pohon Bonsai

(Foto : Pinterest)

Tanaman bonsai pada dasarnya diketegorikan sesuai dengan ukuran, bentuk pohonnya, serta jumlah tanaman yang ada di potnya. Nah, dengan pengkategorian ini nantinya Anda bisa lebih mudah mengidentifikasi jenis-jenis bonsai yang Anda temui di luar sana. Yuk, langsung kita bahas saja.

A. Bonsai Berdasarkan Ukuran

Jika membicarakan tentang ukuran, bonsai lebih popular dibagi menjadi tiga, yaitu mame bonsai, chiu bonsai dan dai bonsai. Namun, kali ini kita akan membahas empat jenis bonsai berdasarkan ukuran batangnya.

Pertama ada mame bonsai yang panjang batangnya antara 5 -15 cm. Ukurannya yang kecil membuatnya juga disebut sebagai bonsai mini dan memiliki daya tarik sendiri di mata para kolektor. Bahkan meskipun ukurannya mini, harga jenis bonsai yang satu ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Yang kedua adalah ko bonsai yang panjang batangnya memiliki rentang antara 15 hingga 30 cm. Nah, ukuran bonsai standar yang ada sering temui bisa dikategorikan pada jenis chiu bonsai yaitu yang memiliki panjang batang antara 30 hingga 60 cm.

Jenis yang terakhir adalah dai bonsai yang panjang batangnya lebih dari 60 cm. Bonsai-bonsai yang sudah dibentuk bertahun-tahun biasanya akan masuk pada jenis yang ini.

B. Bonsai Berdasarkan Bentuk Batang

Klasifikasi pohon bonsai selanjutnya bisa dilihat dari bentuk batangnya. Ada empat jenis bonsai yang masuk pada kategori bentuk batang ini. Pertama ada bonsai bernama chokkan, yaitu bonsai yang batangnya tumbuh tegak lurus ke atas.

Sementara itu, bonsai yang tumbuh tegak namun batangnya sedikit berkelok biasa disebut dengan moyogi. Lalu, bagaimana dengan bonsai unik yang pertumbuhan batangnya seolah menggantung ke bawah? Bonsai jenis ini dinamakan dengan han kengai.

Jenis bonsai terakhir yang menghuni kategori ini adalah bonsai yang pertumbuhan batangnya sedikit miring. Bonsai yang tumbuh dengan model seperti ini biasa disebut dengan shakan.

C. Bonsai Berdasarkan Jumlah Tanaman

(Foto : Pinterest)

Selesai membahas jenis bonsai sesuai dengan ukuran dan bentuk batangnya, kini kita akan beralih untuk membahas bonsai sesuai dengan jumlah tanaman yang ada di dalam potnya. Jenis yang paling banyak kita temukan tentu saja bonsai yang hanya terdiri 1 pohon saja dalam satu pot.

Ini karena memang di tanah air, bonsai banyak dikemangkan dengan cara seperti itu. Namun, ternyata satu pot tak hanya bisa menampung satu tanaman bonsai, lho. Ada juga rangkaian bonsai yang melibatkan 3 hingga 4 pohon dalam satu potnya.

Rangkaian tersebut bisa jadi terdiri dari gabungan antara 2 pohon yang tinggi dan 1 pohon yang ukurannya lebih rendah. Pilihan yang lain adalah menggunakan 1 pohon tinggi yang dikombinasikan dengan dua pohon yang lebih rendah. Rangkaian bonsai ini biasa disebut dengan yose-ue.

Itulah cara membedakan bonsai sesuai dengan kategorinya. Jadi, dari setiap tampilan pohon bonsai yang Anda lihat sebenarnya Anda bisa dengan mudah menentukan bonsai tersebut merupakan jenis yang mana. Ini nantinya akan sangat membantu jika Anda mencari atau ingin membeli bonsai. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *