7 Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Juga Manfaatnya

Tanaman Obat Keluarga (Toga) – Tanaman obat keluarga (TOGA) pada hakekatnya ialah tanaman bermanfaat yang ditanamkan di tempat pelataran dan diatur oleh keluarga.

Jenis tanaman obat keluarga (Toga) ditanamkan untuk penuhi kepentingan keluarga akan beberapa obat tradisionil yang bisa dibikin sendiri.

Secara umum, tanaman obat semakin banyak tumbuh sebagai tanaman liar. Namun, sekarang tanaman obat banyak ditanamkan di kebun dan di tempat pelataran.

Cukup banyak warga memakainya sebagai tanaman obat keluarga (Toga). Manfaatkan jenis tanaman obat keluarga (Toga) sebagai usaha penangkalan pada penyakit.

Disamping itu, jenis tanaman obat keluarga (Toga) dapat jadi usaha promotif atau tingkatkan kesehatan, sampai usaha kuratif sebagai pengobat penyakit.

Apa jenis tanaman obat keluarga (Toga) yang berguna? Berikut BonsaiKita.com membahasnya merilis dari Situs Pemerintahan Kabupaten Buleleng, Buku Kantong “Tanaman Obat Keluarga” Kementerian Pertanian.

Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga), Komplet dengan Manfaatnya

Jenis Tanaman Obat Keluarga
Jenis Tanaman Obat Keluarga

1. Jahe (Zingiber officinale)

Jahe ialah anggota suku Zingiberaceae. Sebagai tanaman herba satu musim, tegak, tinggi 40-50 cm. Ada tiga Jenis jahe yakni gajah, emprit, dan merah.

Jahe sebagai komoditas pertanian yang mempunyai kesempatan dan prospect yang lumayan baik untuk diperkembangkan di Indonesia.Banyak ditawarkan di penjual angkringan.

Jahe memiliki kandungan minyak atsiri zingiberena, hingga benar-benar berguna untuk kesehatan.

Manfaatnya untuk menangani batuk, menghidupkan selera makan, mulas, sakit di kepala, dan perut kembung.

Menyaksikan Manfaatnya yang besar, pasti jahe bisa menjadi rekomendasi Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga).

2. Kunyit (Curcuma longa).

Tanaman obat keluarga (Toga) seterusnya adalah kunyit. Kunyit sebagai tanaman perennial herbaceous dari keluarga Zingiberaceae yang dari Asia Selatan dan mempunyai bunga majemuk.

Rimpangnya warna orange. Kunyit sebagai salah satunya Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang gampang dipiara di dalam rumah. Manfaat kunyit untuk kesehatan adalah:

  • Memudahkan radang usus buntet dan radang kandungan.
  • Air perasan kunyit, kuning telur, kapur sirih bisa mengobati radang amandel.
  • Air perasan kunyit, isi buah pinang, kapur sirih dan madu bisa memudahkan asma.
  • Memudahkan sembelit, memakai air perasan rimpang digabung dengan garam.
Baca Juga :   8 Cara Menanam Tanaman Tomat Untuk Pemula yang Mudah

3. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

Temulawak sebagai tanaman asli Indonesia dan masuk keluarga Zingiberaceae. Temulawak gampang untuk diperbudidayakan di dalam rumah hingga jadi jenis tanaman obat keluarga (Toga) yang bagus.

Temulawak bisa capai tinggi sampai 2,5 m. Rimpangnya terdiri dari satu rimpang induk berwujud bundar telur dengan anak-anakan rimpang yang langsing panjang, sejumlah 3-4.

Samping dalam warna kuning, pucat di tepi, pusat kuning tua.

Manfaatnya untuk kesehatan salah satunya: untuk sakit limpa, sakit ginjal, sakit pinggang, asma, sakit di kepala, masuk angin, maag, sakit di perut, produksi asi, selera makan, sembelit, sakit cangkrang, cacar air, sariawan, dan jerawat.

4. Kencur (Kaempferia galanga).

Tanaman rimpang punya keluarga Zingiberaceae. Kencur ialah tanaman bumbu sekalian beberapa obat yang gampang ditemui di dalam rumah, hingga kencur jadi Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) bisa menjadi bumbu dapur sampai obat herbal.

Kencur sebagai tanaman rimpang yang dagingnya tidak memiliki serat.

Tanaman ini kerap dibikin jamu beras kencur atau jamu cekok yang dipasarkan oleh penjual jamu gendong.

Secara ilmiah kencur sebagai tanaman obat paling penting karena manfaatnya sebagai ekspektoran, diuretika, dan stimulasi.

Manfaat kencur untuk kesehatan adalah sebagai penurun batuk, penyakit radang lambung, muntah, sampai demam.

5. Sirih (Piper betle)

Jenis tanaman obat keluarga (Toga) seterusnya adalah sirih yang terhitung dalam keluarga Piperaceae. Sirih terhitung tanaman menjalar dan bertumpu pada tangkai pohon lain.

Daunnya yang tunggal berwujud jantung, berbuntut lancip, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan keluarkan berbau yang lezat jika diremas.

Panjangnya sekitaran 5-8 cm dan lebar 2-5 cm. Di Jawa daun sirih digunakan untuk kelengkapan menginang.

Manfaat sirih untuk kesehatan adalah untuk hilangkan berbau mulut, sakit mata, eksim, kulit gatal, hilangkan jerawat, pendarahan gusi, ngilu lambung, mimisan, batuk, sariawan, dan ada banyak Manfaat yang lain.

6. Daun Kemangi

Salah satunya peranan daun kemangi untuk menetralkan toksin yang mungkin terikut pada makanan itu khususnya makanan yang dibakar.

Walau gampang ditemui di dalam rumah makan, kemangi rupanya jadi Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang bisa di tanam di dalam rumah.

Baca Juga :   5 Jenis Tanaman Janda Bolong dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Manfaat lain dari kemangi diantaranya: perkuat mekanisme ketahanan tubuh, menambahkan stamina pria khususnya sel sperma, menahan kemandulan, sebagai antiseptik alami, membenahi peranan hati, menahan ejakulasi awal, dan menahan berbau tubuh.

Disamping itu, kemangi bisa membuat lancar asi, turunkan kandungan gula darah, menahan tulang keropos, dan hilangkan jerawat.

Untuk menahan dan menyembuhkan seperti sejumlah masalah kesehatan yang telah disebut secara efisien dengan mengonsumsinya jadi lahapan.

7. Sambiloto (Andrographis paniculata)

Tanaman ini terhitung asli Indonesia. Sambiloto terhitung suku Acanthaceae. Daun sambiloto memiliki kandungan aldehid, keton, alkane, flavonoid, kalium, natrium, dan kalsium.

Sisi yang digunakan umumnya semua tanaman dimulai dari daun, sampai tangkai.

Sambiloto kerap tumbuh liar di semak-semak. Tetapi tanaman ini bisa dipiara di pelataran sebagai Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang berguna besar untuk kesehatan.

Daun sambiloto sebagai tanaman liar yang bisa diketemukan di kebun, pinggir sungai, dan tanah kosong yang lembab.

Daun sambiloto ialah tanaman obat tradisionil untuk menyembuhkan stroke. Disamping itu, tanaman sambiloto sanggup mengobati penyakit kencing manir, tifus sampai anti malaria dan anti syphilis.

8. Daun binahong (Basella rubra Linn)

Basella bergabung dalam keluarga Basellaceae. Di Indonesia binahong telah banyak digunakan sebagai salah satunya jenis tanaman obat keluarga (Toga).

Daun binahong biasanya dikenali dengan bayam malabar, bayam india, bayam Sri Lanka, dan bayam menjalar.

Tanaman ini datang dari Korea. Tumbuhan ini menebar ke Indonesia dan biasa disebutkan gendola. Binahong bisa tumbuh secara baik di lingkungan yang dingin dan lembap.

Manfaatnya untuk menangani permasalahan kulit (jerawat), maag, asam urat, cholesterol, diabetes, napas sesak, anemia, batuk, bersihkan paru-paru dari kotoran dan toksin, kembalikan stamina yang lenyap, percepat proses pengobatan cedera, tingkatkan tekanan darah, buat penis keras dan bertahan lama, menangani permasalahan haid, dan menangani anak yang sulit makan.

Gunakan pelataran kosong semaksimalnya dengan Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang punyai Manfaat besar untuk kesehatan. Masalahnya satu saat ditegaskan ini akan berguna sekali.

Dengan memakai beberapa tanaman obat keluarga (Toga) tidak banyak keluarkan dana berobat. Seperti saat batuk menerpa tidak perlu pergi berobat cukup ke pelataran rumah untuk ambil tanaman dan membuat ramuannya.

Tinggalkan komentar

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari BonsaiKita.com di Google News