5 Jenis Gaya dan Style Bonsai untuk Para Pemula

Style Bonsai – Kemungkinan beberapa dari kita yang mengenali bonsai sebagai tanaman yang kerdil.

Tetapi, rupanya ada filosofi bonsai yang sangat bagus untuk kita kenali. Perlu kita kenali, rupanya kata ‘bonsai’ sebetulnya bukan mengarah pada spesies pohon kecil.

Tetapi, kata yang lebih kurang memiliki arti menanam pohon-pohonan kecil pada sebuah tempat.

Pohon bonsai berbentuk beberapa pohon berlainan dan bisa diperbudidayakan sampai dibuat jadi beragam jenis style bonsai yang memanjakan mata.

Dengan bahasa Jepang, bonsai yang terkenal di bumi ini datang dari kata ‘bon’ yang maknanya ‘pot dangkal’ dan kata ‘sai’ memiliki arti ‘penanaman’ .

Maka, bonsai memiliki arti tanaman yang ditaruh dalam tempat. Banyak yang belum mengetahui berkenaan bukti bonsai yang ini, di mana rupanya bonsai telah ada semenjak 1000 tahun lalu.

Menurut riwayat, tanaman bonsai terhitung ke penyesuaian tanaman hortikultura China kuno, tetapi sudah dikuasai oleh saluran Buddha Zen, Jepang.

Jenis Gaya dan Style Bonsai

Ada beberapa tipe style pada seni bonsai yang dapat dikecilkan dengan sistem pembonsaian yang betul.

Nah pada sekarang ini saya akan menerangkan atau memberikan tahu apa sang dan ada seberapa banyak sang style atau nama pada tiap senibonsai yang sudah kita punyai.

Tanaman memang banyak perannya. Selainnya dipakai sebagai pemasok oksigen (through photosynthesis process) tanaman dapat dijadikan percantik ruang, percantik taman dan fasilitas ekspresikan jiwa seni seorang.

Nah sebagai pencinta seni, seni tanaman tidak terlepas dari perhatian kulo. Memang ada ya seni tanaman? Yah ada lah.

Baca Juga :   Bonsai Pepaya

Seni ini tidak memakai media benda mati (seni gambar, pahat dan lain-lain) tetapi memakai media tanaman

1. Style Miring (Shakan)

Style bonsai miring atau shakan ini, terlihat seolah tengah tertiup angin, tetapi tersebut yang membuat style bonsai ini jadi lebih unik.

Bonsai yang dikenali dengan style shakan atau slanting ini mempunyai tangkai pohon yang tegak lempeng, tetapi miring sekitaran 60-80 derajat.

Sementara daun dan dahannya masih tetap tumbuh tegak lempeng ke atas. Style bonsai miring, memvisualisasikan pohon-pohonan yang tumbuh di lereng agak miring dan tercipta karena ada usaha untuk memperoleh cahaya matahari.

Dibalik stylenya yang miring, rupanya simpan arti tertentu, loh. Yaitu sebagai kemampuan karena masih tetap tumbuh walau didera badai.

2. Tegak Lempeng (Chokkan)

Jika style bonsai yang berikut mempunyai tangkai yang tegak lempeng atau vertikal ke atas.

Pohon bonsai bisa disebutkan bagus, jika pohon itu mempunyai tangkai berdiameter yang semakin ke atas makin menjadi kecil, diawali dari sisi tangkai yang dekat sama akar.

Pohon disebutkan mempunyai dahan yang bagus jika dahan berada di segi depan-belakang atau kiri-kanan sama-sama bersilangan keduanya.

Jarak antardahan semakin ke atas semakin sempit. Wujud akar bagus ialah akar yang jika disaksikan di atas, menyebar ke seluruh penjuru.

3. Style Sarung Angin

Dibanding style bonsai miring, style yang ini membuat pohon tumbul sekalian alami desakan yang lebih kejam. Masalahnya tangkai dan dahannya cuma cenderung ke satu arah saja.

Tangkai dan dahan pohon yang cenderung ke satu segi, lebih panjang dibanding tinggi pohon yang dibuat dari pangkal tangkai ke pucuk pohon.

Baca Juga :   Bonsai Randu

Status tangkai dan dahan serupa dengan bonsai style 1/2 menggantung, tapi tangkai dan dahan kelihatan membuat garis paralel.

4. Hokidachi

Style bonsai yang berikut, semakin banyak ditemui di negara yang mempunyai musim dingin. Memiliki bentuk terlihat seperti sapu.

Cabangnya juga berkerubung membuat kubah. Selainnya tampilkan keunikannya, style bonsai ini tampilkan keelokan, loh.

5. Style Bonsai Semi Cascade (Han-Kengai)

Ada juga style bonsai semi cascade atau semi menggantung yang dikenali dengan panggilan han kengai. Style bonsai ini, menunjukkan tangkai yang menjuai ke bawah, tetapi cuma 1/2 dari tinggi pot.

Tangkai bonsai tumbuh tegak dalam jarak yang pendek dengan tinggi tangkai khusus sejajar dengan bibir pot dan tumbuhnya ke samping.

Selanjutnya, sisi ranting atau cabang yang lain menggantung melalui bibir pot. Sementara mahkotanya tumbuh ikuti tangkai khusus, bahkan juga juga bisa sejajar dengan bibir pot sisi samping.

Di alam, pohon yang tumbuh semacam ini dapat diketemukan pada beberapa tebing, pinggir sungai, atau danau.

Demikian artikel dari BonsaiKita.com mengenai 5 jenis gaya dan style bonsai untuk para pemula. Semoga bermanfaat ya guys!

Tinggalkan komentar

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari BonsaiKita.com di Google News