7 Cara Membuat Bonsai Waru Lokal dengan Biaya Minim

Bonsai waru lokal adalah jenis tanaman hias yang berasal dari pohon waru. Tampilan daunnya sendiri mirip seperti waru. Eksistensinya semakin populer di kalangan masyarakat karena mampu menampilkan keunikan tersendiri. Apalagi pembuatannya yang cukup mudah dilakukan bahkan oleh pemula sekalipun.

Cara Membuat Bonsai Waru Lokal

Membuat bonsai waru lokal sebenarnya tidaklah sulit, Anda hanya perlu mengetahui tahapan-tahapan caranya secara lengkap dan runtut agar nanti hasilnya bisa sesuai ekspektasi. Lalu, bagaimana langkah-langkah lengkapnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Mengambil Batang Waru Lokal

Mengambil Batang Waru Lokal

Bonsai waru lokal merupakan tanaman hias yang mudah ditemukan di alam, jadi Anda tidak perlu membelinya untuk bisa dijadikan sebagai bonsai. Setelah itu, ambil batangnya dengan cara memotongnya secukupnya saja. Setiap waru memiliki karakteristik berbeda-beda.

Oleh karena itu dapat disesuaikan dengan keinginan dan juga selera. Setelah mengambil batangnya, lakukanlah stek jika ingin merubahnya menjadi bonsai. Supaya cara ini berhasil, siapkan zat perangsang tumbuh, seperti bawang merah, lalu balurkan di bagian ujung batang yang dipotong tadi secara merata.

2. Menyiapkan Media Tanam

Menyiapkan Media Tanam

Cara kedua yang tidak boleh dilupakan saat hendak membuat bonsai waru lokal adalah menyiapkan media tanamnya. Setiap jenis bonsai memiliki media tanam yang berbeda-beda. Tujuannya membantu mendorong pertumbuhannya agar berjalan lancar dan sesuai ekspektasi pemiliknya.

Untuk waru lokal, Anda hanya perlu menyiapkan media tanam berupa pasir kali. Kemudian, masukkan pasir tadi ke polybag. Pasir berguna dalam menyejukkan bagian akar pada bonsai agar lebih mudah tumbuh. Jika sudah, padatkan hingga bonsai dapat berdiri tegak atau tidak jatuh.

Baca Juga :   Jenis Tanaman Bonsai

3. Menempatkannya di Tempat yang Teduh

Menempatkannya di Tempat yang Teduh

Jika proses di atas sudah dilakukan, tahap selanjutnya yakni menempatkan bonsai waru lokal di tempat yang teduh. Jangan lupa untuk memberi perawatan secara intensif, karena bonsai merupakan jenis tanaman hias yang cukup sensitif apabila terjadi perubahan pada lingkungannya.

Anda bisa memperhatikan pemberian air untuk mendorong pertumbuhannya serta intensitas penerimaan cahaya matahari agar tidak terlalu berlebihan. Mengapa demikian? Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya kematian pada tanaman hias ini. Jadi, kontrol diperlukan secara berkala.

4. Mendiamkan Waru Hingga 2 Bulan

Mendiamkan Waru Hingga 2 Bulan

Tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mendiamkan waru hingga 2 bulan. Jangan lupa untuk terus menjaga bonsai tersebut agar tidak mati. Setelah 2 bulan didiamkan, tanaman ini akan tumbuh akar dalam jumlah yang cukup banyak. Selain itu, percabangannya juga melimpah.

Anda sudah bisa menentukan kerangka yang diinginkan. Sebelum itu, buat perencanaan terlebih dahulu agar hasilnya sesuai dengan ekspektasi. Jika percabangan sudah tumbuh, berarti bonsai sudah siap ke tahap selanjutnya. Di tahap berikutnya, siapkan kawat untuk membentuk gerak dasar bonsai.

5. Membuat Gerak Dasar Bonsai

Untuk mendapatkan hasil bonsai dengan percabangan yang cantik, maka Anda harus membuat gerak dasarnya terlebih dahulu menggunakan kawat. Siapkan kawat guna melilit dahan bonsai. Kemudian, lilitkan kawat tadi mengelilingi dahan yang sudah dipilih.

Setelah itu, bengkokkan dahannya kesana kemari sesuai dengan model yang Anda inginkan. Lakukan langkah ini secara perlahan dan jangan sampai mematahkan dahannya. Ulangi langkah-langkah tersebut sampai dirasa sudah semua serta sesuai dengan rancangan sebelumnya.

6. Memindahkan Bonsai ke Pot

Memindahkan Bonsai ke Pot

Cara berikutnya yakni dengan memindahkan bonsai ke pot. Jika bonsai sudah dirasa besar dan tidak muat di dalam polybag tadi, Anda dapat menyiapkan wadah baru seperti pot dengan ukuran yang sesuai. Cara memindahkannya pun mudah seperti memindahkan tanaman hias lain.

Baca Juga :   5 Keunikan Bonsai Tambat Sapi, Tanaman Liar yang Berharga

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menggunting bagian bawah polybag. Setelah itu, buang plastik polybag. Jangan buang tanah yang menempel pada bonsai. Kemudian, pindahkan tanaman ke pot yang telah disediakan. Ratakan kedua tanah tadi secara  perlahan hingga dirasa cukup kuat menahan bonsai.

7. Melakukan Perawatan

Langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah melakukan perawatan. Sama seperti sebelumnya, Anda harus memperhatikan perubahan suhu dan iklim di sekitarnya. Selanjutnya, beri air tidak terlalu sering namun tetap pastikan tanahnya lembab.

Bonsai ini bisa diletakkan di dalam maupun luar ruangan. Tunggu proses pertumbuhannya hingga hasilnya sesuai dengan ekspektasi. Untuk daunnya sendiri, dapat Anda kecilkan agar tampilannya lebih cantik nantinya.

Itu tadi informasi berkaitan dengan cara membuat bonsai waru lokal menurut situs BonsaiKita.com. Menambah koleksi bonsai di rumah dapat dilakukan secara mudah. Ditambah jenis tanamannya yang mudah dibuat dan dirawat. Semoga artikel di atas dapat memberi pemahaman secara detail ke pembaca.

Tinggalkan komentar

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari BonsaiKita.com di Google News