Bonsai Kimeng

Bonsai Kimeng

Diposting pada

Bonsai Kimeng – Bonsai adalah seni menghias tanaman yang berasal dari Jepang. Tanaman ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia, karena memiliki bentuk indah dan menarik untuk dijadikan tanaman hias. Salah satunya yaitu bonsai kimeng.

Miniatur pohon kimeng ini sangat unik dan indah, sehingga banyak peminatnya. Ingin tahu lebih dalam tentang tanaman hias satu ini? Simak lebih lengkap pada penjelasan di bawah yuk!

Bonsai Kimeng Adalah

(Foto : Benni Sobekti)

Bonsai kimeng adalah salah satu jenis tanaman bonsai beringin yang memiliki nama latin Ficus Microcarpa. Meski tergolong dalam jenis beringin, namun tampilannya memiliki perbedaan dengan beringin pada umumnya.

Pohon kimeng memiliki ranting dan batang tanaman yang identik berwarna putih terang, sedangkan dedaunannya berwarna hijau, rindang, dan lebat. Tanaman ini juga memiliki usia hidup sangat panjang, sehingga sangat cocok dijadikan teman hidup untuk mendampingi di ujung usia.

Bagi yang ingin memiliki tanaman hias yang indah dan mampu dijadikan saksi bisu kehidupan dapat memilih bonsai dari pohon kimeng ini. Harga bibit yang murah dapat menghasilkan tanaman hias yang mahal saat usianya dewasa.

Ketahanan hidup bonsai kimeng juga tergantung dari perawatan yang digunakan. Jika merawatnya dengan teknik yang benar, tentu akan menghasilkan tanaman yang indah dan memiliki masa hidup yang panjang. Seperti yang diketahui, semakin lama waktu hidup bonsai maka semakin mahal harganya.

Cara Membuat Bonsai Kimeng

(Foto : Central Bonsai)

Pohon kimeng adalah salah satu tanaman yang mudah dijadikan bonsai. Dengan harga bibit yang terjangkau, kamu bisa menghasilkan keuntungan besar jika mendapat hasil maksimal. Cara membuatnya sangat mudah, ikuti langkah-langkah bonsaikita.com di bawah ini:

1. Menyediakan Bibit Pohon Kimeng

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menanam bonsai kimeng adalah mempersiapkan bibitnya terlebih dahulu. Kamu bisa membeli bonggol beringin dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu kisaran Rp. 10.000 sampai Rp. 15.000.

Dalam memilih bibit, pastikan untuk membeli bonggol yang besar dan lebat. Hal ini dapat mempengaruhi bentuk dan arah tumbuh bonsai ketika besar.

2. Mempersiapkan Media Tanam

Setelah mempersiapkan bibit pohon, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam. Adapun alat yang digunakan adalah gunting tanaman dan kawat stainless steel ukuran 3 mm. Sedangkan bahan yang diperlukan adalah pupuk tanaman untuk memperoleh hasil maksimal.

Jika tanaman bonsai lainnya membutuhkan nutrisi, berbeda dengan tanaman beringin ini. Tanaman hias ini tidak boleh menerima unsur hara atau nutrisi yang berlebihan, agar dapat tumbuh dan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Kamu bisa membuat unsur hara dengan komposisi yang dapat menyelaraskan unsur hara agar tidak terlalu banyak. Biasanya kamu bisa memilih media tanam yang padat dengan mencampur tanah humus yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar.

3. Proses Pemangkasan

Sebelum ditanam, pastikan bibit dipangkas terlebih dahulu dari akar benggol untuk menghindari pertumbuhan akar yang berlebihan. Tentu kamu tidak ingin akar yang tumbuh dalam media tanam tersebut berlebihan dan ruang media tanamnya berkurang, bukan?

Setelah akar benggol dipangkas, selanjutnya kamu harus memangkas daun bonsai untuk mempercepat adaptasi pada proses penanaman. Setelah berhasil, pemangkasan daun harus dilakukan secara berkala agar menciptakan bentuk yang rapi dan cantik.

4. Tanam dan Membentuk Pohon

Jika media tanam dan bonggol bonsai sudah siap, selanjutnya bentuk pola dari bonsai beringin dengan melilitkan kawat stainless steel ukuran 3 mm. Di sini kamu bisa melilitkan kawat pada bagian bonggol hingga dahan membentuk sesuai pola bonsai keinginan.

Lakukan proses pembentukan pohon bonsai dengan hati-hati dan perlahan. Lilitan kawat pada bonsai tersebut sangat kuat dan kencang, sehingga lebih cepat dan mudah dibentuk. Proses pembentukan pohon bonsai kimeng ini sangat lama, jadi jangan melepas lilitan kawat terlebih dahulu.

Agar bonsai kesayangan bisa tumbuh dengan cantik dan tahan lama, hal yang harus dilakukan adalah pemupukan. Setiap pupuk pasti memiliki manfaat untuk tanaman, namun untuk jenis tanaman hias ini pupuk yang dipilih mengandung fosfor, potasium, dan nitrogen.

Lakukan pemupukan dengan takaran secukupnya agar unsur hara atau nutrisi yang diterima bonsai ini tidak berlebihan. Jika berlebihan akan merusak pertumbuhannya, sehingga kamu harus memastikan takaran pupuk sesuai dengan kebutuhan.

Bonsai Kimeng Bakalan

(Foto : Bukalapak)

Pohon beringin menjadi salah satu primadona tanaman yang ramai diperbincangkan sejak tahun 80-an silam. Tanaman hias ini kerap dicari hingga gunung untuk mendapatkan pohon beringin yang indah dan menawan. Hingga saat ini, pohon kimeng bakalan juga menjadi primadona di kalangan pecinta tanaman.

Bagi yang memiliki hobi mengoleksi tanaman hias seperti bonsai, kimeng akan menjadi alternatif pilihan. Pohon kimeng sangat bernilai karena memiliki daun yang mungil dan polanya eksklusif. Kesan yang sangat elegan dan indah membuat bonsai jenis ini dicintai di kalangan pecinta bonsai.

Ciri-ciri tanaman hias bonsai jenis kimeng adalah memiliki daun yang rimbun berwarna hijau, sehingga menyegarkan saat dipandang mata telanjang. Bagian batangnya berukuran besar, sehingga terlihat sangat kokoh.

Salah satu manfaat yang dapat diperoleh jika memelihara tanaman unik dan indah ini adalah mengurangi stres. Dengan merawatnya setiap hari, kamu akan merasa lebih sehat dan bahagia sehingga akan terhindar dari perasaan negatif.

Membutuhkan sikap fokus untuk merawat tanaman ini juga menghasilkan sikap yang terhindar dari overthinking. Aktivitas untuk merawat tanaman hias ini juga tergolong banyak, sehingga dapat melatih diri untuk bergerak dan lebih sehat.

Pengalaman merawat tanaman bonsai ini memberikan hasil positif berkaitan dengan diri maupun materi jika kamu menggunakannya untuk bisnis. Tentunya manfaat bonsai kimeng dapat dirasakan oleh pemiliknya, bukan?

Harga Bonsai Kimeng

(Foto : Tokopedia)

Sesuai dengan tampilannya, bonsai kimeng dibanderol dengan harga sangat mahal. Jangan takut membuat, membeli, atau memelihara tanaman hias ini, karena harga sebanding dengan keunikan dan keindahan yang dimiliki.

Sebelum membeli, pastikan untuk survey harga terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari penipuan atau mencegah memperoleh kualitas bonsai yang tidak sesuai. Jika kebanyakan jenis tanaman yang memiliki masa pakai yang lama, maka menurunkan nilai atau harganya.

Hal ini berbeda dengan bonsai kimeng. Semakin lama atau semakin tua bonsai ini, maka semakin tinggi nilai jualnya. Jika dilihat dari harga tertinggi, jenis tanaman hias ini dibanderol mencapai ratusan juta, lho!

Banyak sekali tempat yang dapat dicoba untuk membeli jenis tanaman hias ini. Sehingga cara untuk melakukan survey juga semakin mudah. Kamu bisa memilih jenis tanaman hias yang paling sesuai dengan budget.

Harga untuk satu bonsai kimeng termurah adalah Rp. 30.000 dengan pot. Sedangkan harga paling mahalnya adalah ratusan juta. Tidak perlu takut membeli karena masing-masing jenis tanaman pasti memiliki keunikan dan keindahan sebanding dengan harganya.

Bagaimana? Sudah memutuskan untuk merawat dan memelihara bonsai jenis kimeng? Tidak perlu beli, kini jenis tanaman hias ini juga sudah bisa dibuat di rumah, lho!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *