Bonsai Kawista

Diposting pada

Bonsai Kawista – Tumbuhan kawista berasal dari india selatan yang merambat sampai ke negara Indonesia. Di Indonesia tumbuhan kawista yang banyak dijadikan bonsai tersebar didaerah Jawa dan Sumatera.

Karakteristik dari tanaman kawista pun cukup kokoh mampu berkembang didaerah lahan yang kering. Keuntungan mempunyai bonsai kawista pun dilihat dari tumbuhan ini yang tahan akan hama.

Memiliki nama lain Feronia Limonia, tumbuhan kawista tergolong jenis jeruk-jerukan. Di era yang lebih maju sekarang, tanaman kawista banyak dijadikan bonsai dibandingkan dulu yang hanya dimanfaatkan buahnya saja.

Ya, yang menjadi kelebihan bonsai ini bisa berkembang di dataran rendah yang hanya menggunakan media tanam pasir dan areng. Lalu bagaimana tips membuat bonsai kawista untuk pemula? Berikut rangkuman BonsaiKita.com yang perlu sedikit Kalian simak step by stepnya.

Cara Membuat Bonsai Kawista

Bonsai Kawista

1. Posisi Stek

Letakkan tanaman tersebut yang ingin Kalian stek. Oleh karena itu sebelumnya Kalian harus mempunyai ide terlebih dahulu agar proses stek tinggal melakukannya saja.

2. Media Tanam

Lakukan penggantian media tanam tersebut secara step-by-step. Bisa 4 bulan sampai 1 tahun sekali sesuai kondisi tanaman kawista tersebut. Namun, jika akar sudah memenuhi pot, maka media sudah tidak memungkinkan untuk perkembangan bonsai tersebut.

  • Cek : Kumpulan Jenis Bonsai Buah Terbaik dan Terlengkap

Gantikan ukuran pot yang lebih besar dari ukuran sebelumnya. Ukuran pot yang lebih besar bertujuan tumbuh tunas baru dan perkembangan akar pun dapat maksimal.

3. Pangkas Daun

Pangkas daun termasuk tips membuat bonsai yang perlu dilakukan untuk perkembangan tanaman tersebut. Buanglah daun yang telah tua atau rusak karena dapat menghambat perkembangan nutrisi yang akan menyalur ke tunas baru.

Selain cara membuat bonsai kawista tersebut, Kalian harus memperhatikan cara merawatnya. Cukup simpel cara merawat bonsai kawista dengan kelebihan banyak ciri-cirinya. Sebelum membahas cara merawat bonsai kawista, lebih baiknya Kalian mengetahui ciri-ciri dari tanaman kawista terlebih dahulu. Berikut sedikit ciri-ciri tanaman kawista.

  • Tanaman yang suka dikondisi kering
  • Batangnya berukuran kecil
  • Dapat tumbuh tinggi sampai 400meter
  • Setiap cabangnya berduri
  • Bentuk daun majemuk
  • Bibit dari tanaman kawista selalu berhadapan

Itulah sedikit ciri-ciri tanaman kawista yang dapat kita bayangkan sebelum dibonsai. Lalu, bagaimana cara merawat bonsai kawista setelah kita membuatnya tadi? Brikut cara simpel merawat bonsai kawista.

Cara Merawat Bonsai Kawista

1. Penyiraman

Untuk bagian penyiraman Kalian tidak perlu khawatir dibandingkan bagian penyiraman bonsai lainnya. Karena cukup kuat dalam kondisi kering. Lakukan penyiraman 2 hari sekali untuk menjadi bonsai terbaik

2. Pemupukan

Untuk step pemupukan, pakai pupuk organik atau pupuk kimia. Tetapi saya mengajurkan pupuk organik NPK biru agar kondisinya tetap sehat. Untuk memulai proses pemupukan, sapkan wadah yang berisikan air -+ 2 liter cukup.

Berikut sedikit tips melakukan pemupukan yang bisa Kalian tiru.

  • Sebaiknya pakai dosis rendah, 1/2 sendok campurkan ke dalam air 2 liter
  • Siram larutan tersebut dari atas hingga daun menyentuh larutan tersebut.
  • Gunakan bertahap 2-4 jam perhari seminggu cukup 2 kali

3. Pekstisida

Gunakan pestisida yang sesuai dengan tanaman kawista dan kondisi disekitaanya. Contoh jika kondisi yang terdapat banyak rayap saya merekomnedasikan furadan yang banyak dijumpai ditoko pertanian.

4. Pembasmian Gulma

Rumput yang muncul disekitar pot bonsai sangat menghambat perkembangan bonsai kawista. Karena rumput disekeliling pot dapat menyerap nutrisi tanah. Untuk itu pastikan disekitar bonsai kawista tidak ada rumputnya.

5. Sinar Matahari

Karena tanaman kawista termasuk jenis yang suka didataran rendah, posisikan tanaman itu agar terkena sinar matahari. Tujuannya agar mempercepat perkembangan bonsai tersebut.

Nah, itulah sedikit pembahasan dari BonsaiKita.com mengenai pembahasan, cara membuat dan merawat bonsai kawista. Semakin tinggi kreatifitas Kalian akan semakin unik bonsai yang dibuat jadinya. Semoga bermanfaat ya guys 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *