Bonsai Jambu Biji

Diposting pada

Bonsai Jambu Biji – Tanaman jambu biji atau psidium guajava adalah tanaman jenis buah tropis yang berasal dari Brazil lalu menyebar ke Thailand dan Indonesia termasuk dari golongan Myrtaceae.

Tanaman jambu biji memiliki daun bertekstur kasar berwarna hijau dan buah yang memiliki rasa manis keasaman. Jambu biji mempunyai beragam manfaat seperti dapat mencegah kanker, menjaga kulit, dan menjaga imun tubuh.

Tidak kalah indah dengan jenis bonsai lainnya, bonsai jambu biji pun sangat mudah merawatnya di Indonesia. Membuatnya pun dapat dilakukan dengan beragam desain. Tidak hanya dapat menikmati buahnya saja, bonsai jambu biji mampu menaikkan harganya ketika dijadikan bonsai.

Untuk ulasan kali ini BonsaiKita.com akan sedikit berbagai terkait bagaimana cara membuat, menanam sekaligus merawatnya untuk Kalian yang sedang ingin membuat bonsai jambu biji.

Cara Membuat Bonsai Jambu Biji

Bonsai Jambu Biji

1. Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit yang bebas dari penyakit dan hama. Bisa diperbanyak dengan metode okulasi dan dari biji. Bibit okulasi yang dipilih yaitu berumul lebih dari 4 bulan dengan panjang tunas 30 cm dan telah muncul daun.

2. Pemilihan Pot

Pilih pot yang berukuran diameter 1m, lebih besar lebih bagus. Kalian bisa memakai drum bekas dan bahan yang terbuat dari plastik karena tanaman jambu biji dapat tumbuh hingga 8 meter.

3. Media Tanam

Pilih media tanam yang gembur dan porous. Lalu masukkan kedalam pot tersebut. Media tanam bisa berupa pupuk kandang dan tanah merah dengan perbandingan 1:1

  • Cek : Kumpulan Jenis Bonsai Buah Terbaik dan Terlengkap

Tanam bibit ke pot, Buatlah lubang dibawah agar proses air dapat terbuang seteleha diresap. Pangkas akar sedikit agar dapat tumbuh akar yang lebat.

4. Penyiraman

Proses penyiraman dapat dilakukan sebanyak 2 kali sehari pada pagi jam 07.00 dan sore jam 16.00 setelah penanaman. Dan penyiraman dapat dikurangi hingga 1 kali setelah 2 minggu. Jika telah tumbuh tunas penyiraman dapat dilakukan seperlunya saja.

5. Pemupukan dan Pestisida Anti Gulma

Seelah tumbuh tunas, lakukan penyulaman pada gulma yang terlihat tumbuh di area pot. Untuk pemupukan gunakan pupuk kandang agar terlihat maksimal.

Itulah sedikit cara membuat bonsai jambu biji. Namun, ada yang lebih penting ketika proses pembonsaian tetap berlanjut yaitu proses mengecilkan daun. Berikut BonsaiKita.com meringkas cara sederhana terkait mengecilkan daun.

Cara Mengecilkan Daun Bonsai Jambu Biji

1. Pemangkasan Daun

Proses pemangkasan tidak sulit. Namun, Kalian harus berhati-hati agar tidak memangkas bagian yang tidak seharusnya dipangkas. Pemangakasan perlu dilakukan dengan teknik khusus.

2. Pupuk Secukupnya

Berikan pupuk secukupnya saja. Pupuk berlebihan justru malah bisa menghambat pertumbuhan tanaman bonsai. Pupuk secupnya agar memicu pertumbuhan dan menjadikannya subur.

Fungsi pupuk kandang adalah memicu pertumbuhan daun dan batang agar memperlebar bentuk daunnya. Lebih baik usahakan mengurangi porsi pupuk dalam proses pengecilan daun.

3. Pemangkasan Cabang

Proses pemangkasan cabang dan daun, pangkaslah cabang yang berwarnu tua kecoklatan karena jika memangkas cabang yang masih muda justru hasilnya malah kurang bagus.

Sedangkan cabang tua dipangkas agar muncul cabang baru dan muncul daun yang lebih kecil. Lakukan pengulangan hingga daunnya mengecil sesuai yang kita harapkan.

4. Posisi Bonsai

Proses mengecilkan daun dengan jitu adalah posisikan bonsai jambu biji pada tempat yang panas terkena sinar matahari. Agar membuat bonsai penguapan yang berlebihan. Cara tersebut Kalian sesuaikan dengan proses berkurangnya penyiraman.

5. Lakukan Secara Rutin

Proses yang rutin dan secara berulang-ulang tak lain agar mendapatkan hasil yang sesuai keinginan. Dengan cara berulang akan sangat cepat daun tersebut berukuran kecil.

Demikian ulasan terkait cara membuat dan tips mengecilkan dan bonsai jambu biji referensi untuk Kalian yang ingin membuatnya. Semoga artikel dari BonsaiKita.com bermanfaat ya guys 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *