Bonsai Flamboyan

Diposting pada

Bonsai Flamboyan – Flamboyan adalah jenis tumbuhan tropis dari golongan kacang-kacangan yang mempunyai bunga yang besar, merah merona dan mekar pada musim semi hingga musim panas. Setiap mata pasti mengakui keindahan bunga tersebut, memiliki batang yang kokoh sehingga tumbuhan tersebut disebut sebagai tumbuhan legendaris dunia.

Bagi penggemar tanaman hias pasti sangat ingin menanam flamboyan tersebut, caranya adalah dengan cara menjadikan flamboyan sebagai bonsai. Wah, tentu sangat unik dan dapat dibayangkan sungguh cantiknya bonsai flamboyan bukan? Dan bisa dibayangkan pula apabila bonsai flamboyan ini dijual dipasaran pasti akan terjual dengan harga yang cukup menggiurkan karena keunikan dan keindahannya.

Nah, dibawah ini Bonsaikita.com akan menjabarkan sedikit rangkuman tentang karakteristik, cara menanam dan merawat bonsai flamboyan untuk kalian yang tertarik mencobanya. Yuk disimak!

Karakteristik Bonsai Flamboyan

Bonsai Flamboyan

Ciri khas tanaman ini terletak pada bunga nya yang berwarna merah cerah mencolok dan kuning keemasan. Bonsai flamboyan batang dan daunnya tumbuh melebar keatas seperti payung atau kanopi. Pada permukaan daunnya memiliki bulu tipis dan berbentuk menyirip.

Bunganya memiliki diameter antara 8-15cm yang tumbuh dan mekar pada saat musim panas. Keunikan akar dan batangnya serta indahnya bunga yang mencolok membuat Bonsai flamboyan ini memiliki nilai jual yang tinggi. Semakin besar dan unik bentuk bonsai flamboyan maka akan semakin mahal pula harga jualnya.

Langkah Membuat Bonsai Flamboyan

Bagi kalian yang ingin membuat Bonsai Flamboyan alangkah baiknya jika memperhatikan tips dan cara membuat Bonsai Flamboyan yang tepat agar berhasil dan Bonsai tampak kokoh serta mekar bunganya. Berikut Bonsaikita.com telah merangkumnya untuk kalian!

1. Pemilihan Bibit

Pertama yang harus kita lakukan adalah memilih bibit yang tepat. Yaitu dengan memilih biji yang berwarna hitam. Biji tersebut tampak seperti biji bunga matahari.Tapi biji flamboyan berbentuk lebih besar, lonjong dan padat. Selanjutnya tanam dan biarkan biji tersebut hingga berkecambah.

Langkah ini adalah langkah yang paling sulit. Maka dari itu perlu diperhatikan tekniknya. Kuncinya adalah rendam biji tersebut dengan air hangat selama kurang lebih 24jam (sehari). Nah, setelah direndam sebagian kulit biji tersebut akan keluar mengembang dan terkelupas sendiri.

2. Penanaman

Setelah itu, kita bisa menanamnya kedalam pot berukuran sedang. Nantinya kecambah akan mucul pada 4 sampai 6 hari setelah proses penanaman.

3. Media Tanam

Pilihlah tanah yang subur dan banyak mengandung humus agar tanaman tumbuh dengan baik. Pastikan kandungan pH yang ada dalam tanah mencapi 5,6-6,0.

4. Pemilihan Pot

Jika tanaman sudah berbonggol maka pindahkan kedalam pot besar agar tanaman bisa tumbuh dengan bebas.

5. Pengkawatan

Selanjutnya apabila tumbuhan sudah dipenuhi daun maka siap untuk dipasang kawat hingga tumbuhan berbonggol besar. Jangan lupa untuk membentuk tanaman sesuai keinginan.

6. Pemindahan

Apabila bonsai sudah terbentuk, pindahkan kedalam pot yang lebih besar dan diisi dengan tanah steril yang sudah disangrai.Jangan lupa untuk selalu menggunting akar apabila sudah menjalar agar tanaman seimbang.

7. Pemakaian Pestisida

Gunakan pestisida agar tanaman terhindar dari hama penganggu dan juga kalian bisa menggunakan fungisida agar tanaman tidak diserang jamur dan berkembangbiak dengan baik.

8. Penyiraman

Hal yang tak kalah penting adalah proses penyiraman. Jangan terlalu sering menyiram Bonsai karena akan menyebabkan kadar pH menurun. Cukup semprotkan atau siram 2x sehari di pagi dan malam hari.

Nah, itu tadi adalah sedikit ringkasan dari BonsaiKita.com mengenai karakteristik, langkah, dan perawatan Bonsai Flamboyan. Bagaimana nih? Cukup mudah bukan? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya..!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *