Bonsai Cemara

Diposting pada

Bonsai Cemara – Bonsai Cemara menjadi salah satu yang paling banyak digemari karena bentuknya yang cantik dan unik. Jika dilihat pohon Cemara memiliki karakteristik yang menarik dengan daunnya yang runcing dan batang yang beruas-ruas. Selain sebagai tanaman peneduh, orang banyak yang menjadikannya tanaman hias.

Bonsai cemara ialah pohon cemara yang tumbuh berbentuk semak atau pohon dengan wujud yang paling banyak ragam. Biasanya bonsai cemara mempunyai ketinggian 1-20 mtr.. Ini ialah tanaman asli Asia timur laut seperti Cina, Mongolia, Jepang, Korea, dan Rusia tenggara.

Atau bisa disebut tumbuhan evergreen, yakni daun-daunnya selalu hijau, jarang-jarang jadi kering dan tidak gampang rontok. Tumbuhan ini sering disetarakan dengan pohon tusam, karena rantingnya beruas pada dahan besar yang terlihat seperti jarum dan berbuah serupa runjung kecil.

Pohon cemara sinensis ialah tanaman hias yang terkenal dan kerap ditanamkan di kebun, taman, dan tempat kering yang keras dan panas matahari yang menyort selama seharian. Cemara sinensis gampang tumbuh pada tanah kering, berpasir, dan batu-batuan.

Kebanyakan dari kita mengenali pohon cemara sebagai pohon hiasan saat natal. Disamping itu, kemungkinan kita mengenali cemara sebagai pohon yang tumbuh liar dan sering digunakan untuk pelestarian rimba.

Namun, sesungguhnya cemara bukan terhitung anggota Gymnospermae, hingga memiliki bunga jantan dan betina. Bunga betina seperti terlihat arsip rambut, kecil dan kemerahan. Di kalangan para pecinta tamanan hias, Cemara kini banyak dibudidayakan sebagai bonsai karena menyuguhkan nilai seni dan harga jual yang tinggi.

4 Jenis Pohon yang Menghasilkan Bonsai Cemara Cantik

Bonsai Cemara

Pohon Cemara terdiri dari berbagai macam jenis namun hanya beberapa saja yang bisa dibentuk menjadi bonsai cantik. Nah, jika Anda tertarik membuat membuat bonsai cemara, Anda bisa memilih beberapa dari jenis cemara berikut ini untuk menghasilkan bonsai cemara yang menarik yang telah dilansir dari situs bonsaikita.com. Apa saja ya??

1. Cemara Angin

Memiliki nama latin Casuarina junghuhniana, jenis Cemara yang satu ini lebih popular dengan sebutan Cemara Angin. Karakteristik dari jenis ini adalah memiliki daun yang tipis dan lembut sehingga terlihat indah ketika tertiup angin. Itulah mengapa banyak orang menyebut jenis Cemara ini sebagai Cemara Angin.

Pohonnya mampu tumbuh hingga 5 meter atau lebih sehingga terlihat kokoh bahkan ketika dibentuk menjadi bonsai. Jenis Cemara yang satu ini memerlukan banyak sinar matahari dan air yang cukup untuk tumbuh. Untuk itu, lebih cocok jika diletakkan di luar ruangan dan disirami setiap hari.

Cemara Angin sangat mudah ditemukan di Indonesia sehingga memang menjadi salah satu pilihan favorit bagi para pecinta bonsai. Perawatan bonsai yang dibentuk dari Cemara Angin pun cukup mudah.

2. Cemara Kipas

Cemara Kipas yang bernama latin Thuja occidentalis ini ternyata juga kerapkali disebut dengan Cemara Cakar Ayam, lho. Ini karena banyak yang mengganggap daunnya mirip cakar ayam.

Mampu tumbuh dengan ketinggian antara 10 hingga 20 meter, Cemara Kipas lebih menyukai kondisi lingkungan yang lembab untuk tumbuh dengan optimal. Ternyata, Cemara ini adalah salah satu yang dikembangkan sebagai tanaman hias pertama di kawasan Eropa.

Cemara Kipas memang terihat unik karena daunnya tumbuh mengerucut ke samping dan seperti memiliki sisik. Sesuatu yang terlihat berbeda dari jenis Cemara kebanyakan dengan daun-daunnya yang runcing. Selain itu, daun tanaman ini memiliki tekstur yang lembut serta bentuknya menyerupai kipas.

3. Cemara Udang

Bonsai Cemara Udang

Sebagai jenis Cemara asli Indonesia, Cemara Udang memang cukup popular di kalangan para pecinta bonsai Cemara di tanah air. Tanaman dengan nama latin Casuarina equisetifolia memiliki bentuk daun lancip yang menyerupai jarum.

Selain bentuk daunnya, batang pohon ini bisa tumbuh besar dengan kulit batang yang berwarna hitam kasar. Bahkan terkadang melengkung menyerupai bentuk udang. Hal inilah yang membuat orang tertarik untuk membuat Cemara Udang menjadi bonsai karena semakin kerdil akan terlihat semakin artistik.

Persebarannya yang langka membuat jenis tanaman ini memiliki harga yang cukup tinggi ketika dijual. Umumnya ukuran tanaman ini sekitar 25-50 cm. Sedangkan cemara udang besar memiliki bentuk yang mirip dengan tanaman serut.

4. Cemara Pua

Jenis pohon Cemara lain yang mampu menghasilkan bonsai cantik adalah Cemara Pua. Jenis Cemara yang satu ini terlihat ikonik karena memiliki daun berwarna hijau tua yang terlihat seperti tanduk rusa. Selain itu, Cemara Pua juga tidak memerlukan perawatan yang rumit.

Tanaman dengan nama latin Cupressus papuanus ini bisa tumbuh dengan baik jika mendapatkan asupan air yang cukup. Selain itu, penyiraman yang teratur juga bisa mencegah rontoknya daun-daun Cemara Pua yang indah tersebut.

Nah, itulah beberapa jenis pohon Cemara yang bisa dipilih jika Anda ingin menghasilkan bonsai Cemara yang indah dan menarik menurut situs BonsaiKita.com. Selain karakter dari masing-masing jenis Cemara yang memiliki keunikan tersendiri, pohon-pohon tersebut cukup popular di Indonesia sehingga bisa dengan mudah didapatkan. Semoga bermanfaat ya guys:)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *