Bonsai Cascade

Diposting pada

Bonsai Cascade – Langkah membuat bonsai cascade atau style air terjun dipandang beberapa pencintai bonsai terhitung salah satunya tipe style yang susah untuk dibuat atau dibikin.

Pikirkan saja, Anda harus membuat tanaman yang seakan menantang takdir. Itu istilah terjelek mengenai style dasar bonsai yang hendak dibikin.

Karakteristik Bonsai Cascade

Bonsai Cascade
Bonsai Cascade

Pada umumnya, bonsai itu mempunyai style cascade (seperti air terjun kecil). Lalu ada pertanyaan, di mana sisi depannya (front)? Apa terlihat depan itu harus dari samping? Bagaimana jika dilihat dari depan? Bagaimana dengan mode perantingannya? Di mana letak keelokannya?

Karena itu bonsai itu juga digunduli beramai-ramai, supaya tahu benar mode perantingannya. Yang terang, beberapa aturan bonsai yang sejauh ini disebutkan “pakem” untuk bonsai konservatif mustahil diaplikasikan pada bonsai cascade.

Pakem itu cuman berlaku untuk bonsai resmi atau style tegak (chokan). Walau, style cascade disebut sebagai salah satunya style dasar bonsai. Empat style yang lain ialah Resmi, Tidak resmi, Slanting, dan Semi Cascade. Tanaman cascade ini dibuat dengan tangkai dan daun yang menjuntai ke bawah seakan akan jatuh melalui akar tanaman tersebut. Dan, cabang-cabang tangkai tetap tumbuh ke atas.

Pot yang dipakai untuk bonsai wujud dasar bonsai cascade ini harus juga tinggi dan berdiri di atas meja atau penyangga, ini karena sesuaikan wujud tangkai dan daun bonsai yang menjuntai ke bawah supaya tidak patah. Ada banyak tanaman yang bisa dibikin jadi bonsai cascade, seperti tanaman asam jawa, santigi atau setigi, tanaman sisir kaliage, dan sebagainya.

Sebetulnya, semua tipe tanaman bisa dibikin jadi bonsai cascade saat lagi tanaman itu memanglah tidak terlampau susah untuk dibuat. Ditambah aktor bonsai pahami pengetahuan dasar bonsai yang hendak dilaksanakan. Ini berlaku pada tata langkah membut bonsai buah. Lalu, seperti apa langkah membuat bonsai dengan style cascade. Dikutip Litera News dari beragam sumber, berikut langkahnya:

Cara Membuat Bonsai Cascade

1. Gunakan Gunting

Pakai gunting untuk buang dan pilih ranting-ranting pohon yang kiranya tidak diiperlukan atau akan menghancurkan nilai seni tanaman cascade, kerjakan secara perlahan-lahan dan cermat supaya Anda tidak menghancurkan tangkai.

2. Buang Ranting

Sesudah ranting-ranting yang tidak dibutuhkan dibuang, persiapkan kawat sama ukuran sesuai besarnya tanaman.

3. Gunakan Kawat

Lilitkan kawat pada semua cabang pada tangkai bonsai, dimulai dari cabang yang besar sampai yang paling kecil. Saat melilitkan kawat, Anda bisa juga atur ke mana tangkai akan menjuntai ke bawah.

4. Pembuatan Cabang

Sesudah semua tangkai bonsai tertutup oleh kawat, waktunya untuk pembuatan cabang bonsai cascade.

5. Tekuk Tangkai

Pembangunan bonsai dilaksanakan dengan tanaman ditekuk ke jatuhnya tangkai sama seperti yang sudah ditata di proses pengawatan.

Kerjakan secara benar-benar berhati-hati dan tidak tergesa-gesa supaya tangkai tidak patah, di proses ini yang penting Anda ingat jika Anda harus membuat bonsai menjuntai ke bawah senatural kemungkinan seakan-akan tangkai yang Anda wujud memang tangkai alami bonsai cascade, supaya bonsai tumbuh dengan indah.

Terus kerjakan rekonsilasi kecil pada cabang tanaman cascade Anda saat cabang-cabang telah di lilit kabel. Pada akhirannya, Anda segera dapat melepas kabel dan pohon Anda akan menggambarkan kemampuan alam yang gigih bahkan juga dalam hadapi kesusahan.

Itu, langkah membuat bonsai cascade atau gaya air terjun menurut BonsaiKita.com. Kurang komplet rasanya, bila Anda tidak paham langkah pengaturan pot yang tepat supaya bonsai cascade tumbuh dengan elok.

Sesudah pembikinan bonsai dengan style cascade sampai karakternya usai Anda perlu mengawasi perkembangan tanaman bonsai Anda. Yakinkan jika tangkai tumbuh sama sesuai keinginan Anda, dan janganlah lupa atur cabang-cabang bonsai saat tumbuh supaya masih tetap elok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *