Bonsai Bunut

Diposting pada

Bonsai Bunut – Tanaman bonsai bunut ialah tipe tanaman ficus yang paling baik untuk bonsai. Pohon ini kerap dinamai ipik atau banyak disamakan pada wilayah yang rimbun. Bunut ini termasuk dalam keluarga tanaman ficus atau sejenis seperti beringin. Banyak diketemukan di Indonesia tumbuh secara liar. Tetapi belakangan ini banyak praktisi seni bonsai yang mengincar tanaman ini untuk jadi koleksi.

Terdapat tiga type tanaman bunut yang ada di Indonesia. Ketiga tanaman tersebut yakni ficus virens, ficus glabella, dan ficus glauca. Ketiga type tanaman bunut tersebut yang paling banyak peminatnya pada tanaman ficus glabella untuk dijadikan bonsai. Berikut kami berikan inspirasi merawat bonsai bunut yang benar untuk pemula.

Inspirasi Merawat Bonsai Bunut

Bonsai Bunut

1. Membentuk Kecil Bonsai Bunut

Ukuran di alam liar pohon bunut serupa dengan saudaranya yakni pohon beringin yang dapat tumbuh besar dan teduh. Ukuran diameter tangkai dapat capai 1 smpai 5 mtr. dan tinggi sampai beberapa puluh mtr.. Jika kita olah dan jadi seni bonsai pohon bunut memang termasuk bahan yang spesial. Keelokan watak akar, tangkai dan daunnya yang paling tua dan kuat hingga menambahkan daya magnet.

Wujud daun pohon bunut ialah oval berbuntut lancip ukuran semakin besar dari daun pohon beringin. Ukuran besar itu rupanya gampang sekali kita kecilkan jika jadi bahan bonsai. Memperkecil daun bonsai bunut untuk beberapa pemula harus ketahui supaya hasil bonsai jadi optimal. Triknya kita pakai gunting untuk menggunting puncak-pucuk daun yang berupa kuncup sejauh 1/2 ukuran kuncup daun barusan.

2. Mengecilkan Daun Bonsai Bunut

Dengan kita rajin lakukan pemangkasan puncak daun yang kuncup maka tumbuh daun yang terbuka jadi ukuran kecil atau kerdil. Kita tidak boleh lakukan pemangkasan pada daun yang telah memiliki ukuran tua dan telah terbuka tidak menguncup kembali. Pemangkasan daun yang tidak menguncup akan kelihatan kaku terang habis dipotong gunting, hingga berkesan memaksa.

Sesudah kita mendapati panduan memperkecil ukuran daun bonsai punut, kita dapat meneruskan di proses pembangunan. Pembangunan bonsai ini dengan arahkan gerak dasar bonsai. Umumnya yang sudah dilakukan beberapa pemula ialah saat telah kelihatan ada ranting atau tangkai yang tumbuh, dasarnya langsung dilaksanakan pengawatan dan pembangunan. Pembangunan ranting / dahan bonsai bunut ini sebetulnya harus menyaksikan keadaan, telah waktunya atau memang belum. Janganlah sampai dilaksanakan penekukan saat ranting masih berusia benar-benar muda karena riskan patah.

Penekukan ranting dilaksanakan dengan bertahap di antara tekukan pertama dan selanjutnya harus ada interval. Keuntungan kita pakai bahan pohon bunut ialah perkembangannya termasuk cepat sekali hingga kita dapat hasilkan style bonsai yang kita tentukan dapat semakin cepat.

Penekukan ranting ini bertepatan dengan pengelosan dan disisikan beberapa lembar daun di ujung ranting. Janganlah sampai daun di ujung ranting kita potong habis sebab bisa jadi akan tumbuh tunas daun baru di arah yang tidak kita hendaki. Pemotngan ujung ranting ini bisa juga berpengaruh pembesaran ranting yang bakal di los jadi lebih lama.

3. Pengawatan Bonsai Bunut

Kawat yang bakal kita gunakan dalam pembangunan yang memiliki ukuran 5 mm. Langkah pelilitan di awal pembangunan tidak boleh terlampau rapat dulu, beri belitan yang cukup kendur. Pengawatannyapun harus searah, hingga meskipun masih juga dalam pengawatan tetap nikmat dilihat.

Perakaran pada bonsai bahan ini jika kita tekun bisa hasilkan watak yang paling spesial. Serupa dengan pohon beringain yang paling kaya banyak akar, dapat kita tunjukkan dengan gaja menggantung atau mencengkeram batu.

Untuk pemanenan bonsai dengan watak optimal memang perlu waktu lama, kita harus bersabar. Memang sebetulnya dalam seni bonsai hal paling susah dilaksanakan ialah kesabaran dalam menanti perkembangan. Jika cuman permasalahan kemampuan dapat didalami, tetapi jika kita tidak dapat kontrol kesabaran, bahan bonsai akan dipegangi atau dirubah style pembentukannya secara terus-terusan yang berpengaruh rusaknya bonsai.

Nah, demikian ketiga inspirasi merawat bonsai bunut yang benar untuk pemula yang telah dirangkum BonsaiKita.com. Semoga bermanfaat ya guys!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *