Bonsai Bungur

Diposting pada

Bonsai Bungur – Bonsai Bungur sebagai tumbuhan yang mempunyai nama ilmiah (Lagerstroemia speciosa) bisa tumbuh di beberapa negara seperti di Asia Tenggara, Asia Selatan, Cina, Korea Jepang dan negara tropis yang lain.

Di alam liar pohon ini lebih banyak diketemukan di pekuburan, tepi jalan raya, pelataran rumah serta banyak tumbuh liar di pinggiran sungai dan sering dibuat bonsai bagi para penghoby.

Karakteristik Bonsai Bungur

Bonsai Bungur

Pohon bungur (Crepe myrtle/lagerstroemia) ialah pohon bunga yang sebagian besar bunganya menarik yakni warna merah jambu. Jika bunganya mekar secara bersama maka terlihat cantik. Pergandaan anakan dapat dari biji atau dapat lewat okulasi. Saat ini ramai bonsainers yang membonsai tanaman bungur lokal yang menarik ini. Tetapi, kadang banyak pula petani yang membonsai bungur tetapi tidak tampil atau keluar bunganya. Ini pasti membuat ingin tahu beberapa petani bonsai.

Untuk pecahkan permasalahan kenapa bonsai bungur lokal tidak keluar bunga, karena itu jalan keluarnya yakni coba tambah larutan pupuk phonska cair. Langkah membuat, mengambil 400 mL air bersih, lalu campur 3 gr pupuk NPK phonska, lalu aduk-aduk sampai terlarut. Selanjutnya siramlah pada tanaman bungur yang belum berbunga.

Juga bisa anda memakai air kencing manusia (urine) yang difermentasi sepanjang satu minggu, lalu siram pada tanaman bonsai bungur anda yang tidak berbunga (200 mL/tanaman), satu minggu 2x. Semoga cepat berbunga.

Ciri-ciri Bonsai Bungur

satu diantara keunggulan dan menarik untuk dibuat bonsai ialah mempunyai warna bunga yang cantik yakni warna ungu, pink atau merah muda saat bermekaran.

Di Indonesia pohon bungur mempunyai nama yang berbeda seperti pada wilayah Jawa bungur dikenali bernama ketangi atau wungu yang maknanya bunga yang warna ungu dan di Madura bernama wungur, bhungor disamping itu, wilayah Palembang dan Lampung mengatakan bungur kuwa, bungur benar atau bungur tekuyung.

Disamping itu tumbuhan berbahan kayu ini juga dikenal bernama bunga sakura lokal dan Crape Myrtle Trees karena bunganya yang seperti wujud kertas krep atau crepe.

Beberapa warga memiliki pendapat jika mekarnya bunga bungur sebagai pertanda musim hujan akan datang, bunganya ada di malai secara bergerombol berupa kerucut di ujung cabang.

Pohon ini mempunyai wujud daun tunggal berupa elips warna hijau tua panjangnya capai 9 – 28 cm dengan lebar sekitaran 4 – 12 cm. Bungur mempunyai biji sebesar kelereng, memiliki bentuk bundar dan mempunyai warna coklat kehitaman.

Hal yang Harus Diperhatikan

Sesudah mengenali beberapa ciri dan wujud pohon bungur selanjutnya beberapa langkah apa yang penting jadi perhatian saat membuat bonsai bungur? Baca penuturannya berikut ini :

1. Menyiapkan bibit bonsai

Hal pertama kali yang harus dipersiapkan ialah penyeleksian bibit bonsai bungur selainnya bisa memakai biji dapat didapat langsung dari alam atau hasil dari pencangkokan atau stek.

2. Mempersiapkan tempat tanam

Sesudah memperoleh bibit persiapkan tempat tanam memakai tanah liat yang telah digemburkan juga bisa memakai tanah berpasir selanjutnya digabung pupuk kandang kering atau sekam padi.

3. Penanaman dan penyiraman bahan bonsai

Selanjutnya diteruskan proses penanaman di dalam pot atau polibag, untuk penanaman bagusnya dilaksanakan pada pagi hari atau sore hari.

  • Baca Juga : Pengertian Bonsai Sawo dan Karakteristiknya

Lihat saat lakukan penyiraman perputaran air atau drainase harus berperan secara baik janganlah sampai air menggenang di dalam pot. Kemudian letakan di lokasi yang teduh dan tidak terserang pancaran cahaya matahari langsung.

4. Penyakit bonsai bunga bungur ungu

Hama dan penyakit yang kerap serang tanaman bonsai bungur ialah jamur tepung atau embun tepung yang bisa serang di bagian daun, tunas daun, tangkai muda bahkan juga pada bunga bungur, dengan di tandai timbulnya bintik putih seperti tepung.

Jika tidak selekasnya di tangani makin lama tanaman yang terkena akan menguning, kering dan mati. Karena itu kerjakan perawatan secara periodik dan secepat-cepatnya dengan memberinya fungisida dengan bahan benomyl atau memakai fungisida berbasiskan sulfur yang lain.

Nah, itulah ulasan dari BonsaiKita.com mengenai pengertian, karakteristik, dan ciri-ciri dari bonsai bungur. Semiga bermanfaat ya guys:)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *