Bonsai Boxus

Bonsai Boxus

Diposting pada

Bonsai Boxus – Tanaman yang berasal dari bagian Eropa dan menyebar di Asia yang sering tumbuh pada dataran tinggi yang dingin. Nama lain dari Boxwood, Boxus adalah sekelompok tanaman yang mempunyai lebih dari 70 jenis Buxaceae.

Jenis boxus terbagi 3 kelompok bagian negara berbeda yaitu Kuba, Madagaskar, dan China. Bonsai boxus di Indonesia jarang ditemui karena butuh kondisi yang sangat dingin bahkan bersalju. Berikut ciri ciri tanaman boxus yang telah dirankum BonsaiKita.com untuk Kalian.

Ciri-ciri Bonsai Boxus

(Foto : Pinterest)

1. Daun

Bentuk daun yang kecil oval dengan warna hijau tua, tanaman boxus termasuk tanaman yang memiliki nilai keunikan tersendiri jika dibonsaikan.

Ukuran panjan daun 2-5 cm dan lebar 1-3cm, namun ada yang berukuran hingga 12cm dan lebar 6cm jika usia telah sangat tua.

2. Batang

Tanaman boxus memiliki kesan dan bentuk yang sama seperti bonsai yang telah berusia tua. Batang tanaman boxus termasuk lentur jika melakukan teknik kawat. Sehingga Kita lebih mudah membentuk sesuai dengan keinginan Kita.

3. kulit

Kulit tanaman ini pun sangat unik jika dibonsaikan karena memiliki warna yang coklat dan berkesan tua. Kita dapat membentuk bunganya dengan bentuk kanopi yang membuat nilai keunikan tersendiri.

4. Bunga

Bunga yang berwarana hijau kekuningan, tanaman boxus akan terlihat sangat indah.

5. Buah

Ciri-ciri buah boxus yaitu panjang 1-3cm dan lebar 4cm dengan bentuk oval.

Cara merawat bonsai boxus sama dengan merawat bonsai jenis lainnya. Yaitu dengan teknik penyiraman, pemupukan, hingga pemangakasan.

  • Baca Juga : Pengertian, Karakteristik, dan 30 Jenis Bonsai Terbaik

Pada batang, bonsai boxus termasuk jenis bonsai yang tidak sulit untuk teknik merawatnya. Berikut cara merawat bonsai boxus yang bisa Kalian tiru.

Cara Merawat Bonsai Boxus

1. Penyiraman

Jenis tanaman boxus sangat suka dilingkungan yang lembab. Tetapi sangat anti dengan genangan air. Untuk itu Kalian bisa sering memperhatikan keadaan bonsai boxus.

2. Pemupukan

Selama musim panas, kita bisa melakukan teknik pruning dan pemupukan tanaman boxus agar dapat menyerap secara maksimal.

3. Transplantasi

Bisa Kalian lakukan pada musim dingin antara awal tahun. Ketika melakukan transplantasi, pangkas sedikit akar yang telah mati agar tidak mempengaruhi perkembangang bonsai boxus tersebut.

Komposisi harus diberikan yang terbaik antara 10% gambut, 30% kerikil, dan 60% pasir.

4. Pemangkasan

Daunnya yang cukup lebat, harus dipangkas agar udara dan cahaya dapat masuk ke kulit boxus. Dan agar masa perkembangan bonsai tersebut dapat menjadikan hasil yang baik.

Ketika tunas pertama tumbuh, kita biarkan sampai dengan lebat lalu kita lakukan pembentukan secara kanopi.

Namun ada yang lebih sensitif mengenai bonsai boxus yaitu akarnya. Berikut sedikit ulasan cara merapikan akar tanaman boxus yang dapat Anda pelajari.

Cara Merapikan Akar Bonsai Boxus

(Foto : Pinterest)

A. Pergantian Pot

Cara merapikan akar kita bisa memakai cara pergantian media tanam atau pot. Perkembangan bisa bagus ketika kita dapat memilih akar mana yang harus kita pangkas biasanya yang menjalar panjang.

Ketika kita melakukan penanaman, sisakan yang arahnya sesuai agar memberikan kondisi yang tetap sehat pada tanaman boxus tersebut.

B. Pruning

Pruning pada daun bonsai dan akar tanaman boxus yang tergolong tumbunya sangat lebat. Pruning rutin dilakukan agar bagian bentuk bonsai atas tidak tersinari sinar matahari.

Namun ketika musim semi tidak boleh melakukan teknik pruning. Saat musim semi lebih baiknua kita melakukan ke pembentukan bonsai dengan desain kanopi. Lakukan pruning ketika musim dan disekitaran tanaman panas.

Nah, demikan ulasan sedikit terkait Pengertian, ciri-ciri, dan cara merawat bonsai boxus untuk Kalian. Semoga bermafaat ya guys 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *