Bonsai Air Terjun

Diposting pada

Bonsai Air Terjun – Tanaman bonsai air terjun atau jenis cascade ini sangat unik. Pada umumnya, bonsai air terjun punya gaya seperti air terjun yang kecil. Jika Anda tertarik dengan tanaman yang satu ini, tentu bisa mengenalinya secara menyeluruh.

Karakteristik Bonsai Air Terjun

Bonsai Cascade
Bonsai Air Terjun

Jenis bonsai hias cascade ini dikenal seperti air terjun. Dimana pohon dan batangnya yang justru menjuntai ke bawah. Bonsai cascade ini memiliki keindahan yangbertumpu pada lekuk batangnya menjulur ke arah bawah. Inilah yang disebut-sebut dengan “kepala” juga terdapat di bawah.

Perlu Anda ketahui, bahwa pusat perhatian dari tanaman bonsai jenis ini justru terletak dari lekukan-lekukan ada di batang tersebut. Dengan begitu, program yang perlu dilakukanyaitu bagaimana caranya dapat memperindah juluran dari batang ke arah bawah. Tanpa harus ada “kepala” di atasnya.

Untuk membuat liukan pada batang ini, tentu perlu adanya diperhitungkan. Jika semakin bertambah besar diameternya, dipastikan liukannya pun akan semakin hilang. Dengan begitu kemungkinan inipun sudah harus dapat diantisipasi, dari awal batang yang masihkecil.

5 Cara Merawat Bonsai Air Terjun

Jika tertarik ingin merawat bonsai unik ini, tentu sebelumnya harus belajar bagaimana cara untuk sukses membuat bonsai air terjun tersebut. Ada banyak cara dan pedoman yang perlu dipelajari. Berikut diantaranya:

1. Kecocokan Tanaman Dijadikan Cascade

Dalam pemilihan jenis tanaman hias bonsai yang dapat dijadikan sebagai bonsai air terjun atau cascade ini, tentu hampir semua jenis bisa digunakan. Asalkan bentuk atau ukuran pohonnya memenuhi ciri dari batang kebawah.

Tentu bisa dibuat menjadi bonsai cascade atau semi cascade. Disarankan pilihlah tanaman yang tepat, agar bisa menjadi bonsai sesuai dengan keinginan.

2. Ukuran pot

Perhatikan juga bentuk pot untuk menanam pohon cascade, bisa berbentuk segi enam atau bulat. Ini lebih cocok digunakan semua jenis bentuk bonsai. awal pertumbuhan cascade, sebaiknya diletakan dibagian pinggir pot.

Untuk penempatan di awal batang utama pada bagian pinggir pot. Tentu bertujuan agar mempermudah terjadinya pembengkokan awal. Kawat pun akan lebih banyak digunakan pada proses pembentukannya. Dengan begitu diperlukan keahlian cukup, untuk behasil mengembangkannya.

3. Pembentukan Bonsai

Gunakan kawat bonsai atau menggunakan cabang kayu, guna mengarahkan ke batang tumbuh kearah bawah dapat melingkar seperti yang diinginkan. Setelah itu, dilakukan penyortiran bakalan yang punya ciri khaa gerak batang meliuk-liuk ke bawah.

Bonsai juga diperlukan adanya pemotongan cangkah atau cabang,agar nantinya tak saling menutupi. Jika masih kecil, bisa melakukan sistim pengelosan cabang supaya imbang. Usahakanlah membuat pola secara bertingkat, untuk keseluruhannyabisa terlihat jelas hingga kebawah.

4. Gradasi Dahan

Perlu adanya pertimbangan mengatur dan mengupayakan pengecilan cabang mulai pangkal ke ujung, bertujuan harus terlihat. Gunakanlah peralatan bantu dalam pengecilan ataupun pemotongan.

Untuk membantu dapat mempercantik bonsai jenis cascade, bisa menyediakan pot yang tepat. Usahakan menggunakan pot lebih tinggi yang dibantu dudukan untuk menggantung pohon kebawah.

5. Melakukan Perawatan

Untuk masalah perawatan jenis cascade ini, tidak terlalu ribet, layaknya melakukan seperti pemeliharaan tanaman bonsai hias biasa. Dengan melakukan pemupukan, pengarahan cabang, pemangkasan, hingga penanggulanan hama atau penyakit yang sesuai aturan.

Dengan begitu, akan sangat mudah, bagi Anda yang ingin menghiasi pekarangan rumah. Tanpa perawatan yang ribet, sudah bisa memiliki tanaman bonsai hias yang unik ini.

Tentu jika Anda ingin merawat tanaman jenis bonsai air terjun atau air terjun, sangat disarankan untuk memahami bagaimana cara penanaman hingga perawatannya seperti yang diulas situs BonsaiKita.com diatas. Semoga bermanfaat ya gaes!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *